
Ilustrasi kawasan kumuh perkotaan
Kawasan kumuh di perkotaan dicirikan dengan kepadatan rumah dan kepadatan penduduk yang tinggi dengan jaringan jalan yang sempit,.dihuni banyak pekerja sektor informal dan sering dianggap merusak pemandangan Kota .
"Slum area" /kawasan kumuh terluas di dunia ada di kota Sao Paulo, Brasil dan kota Mumbai, India. Hal yang kontroversil dari hasil penelitian, ternyata di dua kota tersebut sektor informal memberikan kontribusi pendapatan kota yang besar. Jadi sudah selayaknya sebagian dana kontribusi tersebut dikembalikan untuk membenahi kawasan kumuh tersebut (admin).
Courtesy of Drucker Arquitetura
Sektor informal di perkotaan merupakan masalah yang tidak mudah diselesaikan oleh urbanisme abad kedua puluh. Hal ini memerlukan alat atau "tool" yang memungkinkan kita untuk melakukan dengan solvabilitas dan tanggung jawab di daerah ini.
Beberapa alat arsitektur tradisional dan urbanisme dapat berhasil diterapkan, yang lainnya masih harus diuraikan. Dengan pemikiran ini, rancangan Drucker Arquitetura memenangkan kompetisi untuk membangun kembali kawasan kumuh di perkotaan Sao Paulo.
Di benua lain masalah perumahan tidak kuantitatif, tetapi bersifat kualitatif yaitu masalah arsitektur. Disini bukan hanya tentang menjadi agen untuk infrastruktur yang memadai dan menentukan bahan untuk membangun tempat tinggal untuk sektor yang kurang disukai masyarakat, tetapi lebih ke pelayanan kepada warganegara yang mempunyai hak sama.
Hak untuk mendapatkan ruang-ruang perkotaan yang berkualitas yang mampu secara efektif mendorong identitas dan integrasi sosial , akses ke pendidikan dan informasi.
Beberapa alat arsitektur tradisional dan urbanisme dapat berhasil diterapkan, yang lainnya masih harus diuraikan. Dengan pemikiran ini, rancangan Drucker Arquitetura memenangkan kompetisi untuk membangun kembali kawasan kumuh di perkotaan Sao Paulo.
Di benua lain masalah perumahan tidak kuantitatif, tetapi bersifat kualitatif yaitu masalah arsitektur. Disini bukan hanya tentang menjadi agen untuk infrastruktur yang memadai dan menentukan bahan untuk membangun tempat tinggal untuk sektor yang kurang disukai masyarakat, tetapi lebih ke pelayanan kepada warganegara yang mempunyai hak sama.
Hak untuk mendapatkan ruang-ruang perkotaan yang berkualitas yang mampu secara efektif mendorong identitas dan integrasi sosial , akses ke pendidikan dan informasi.
Courtesy of Drucker Arquitetura
Cabuçu de Baixo 12 terletak di Zona Utara dari São Paulo, di bagian bawah Serra da Cantareira, daerah pelestarian lingkungan, yang didefinisikan sebagai salah satu dari perbatasan kota.
Diagram
Di sekeliling daerah ini terdapat 2.100 tempat tinggal yang merupakan daerah yang sangat rentan dari sudut pandang lingkungan : banyak rumah sering terkena banjir, rumah di daerah yang curam menuruni bukit , tanah yang tidak stabil dan sebagainya.
Plan & Elevation
Survei yang dilakukan oleh Dinas Perumahan menunjukkan bahwa hampir 800 tempat tinggal harus dihapus karena mereka berada di daerah berisiko, baik risiko runtuh, maupun banjir musim hujan karena meluapnya aliran sungai Guaraú yang melintasi daerah tersebut.
Courtesy of Drucker Arquitetura
Pemikiran kami dilakukan untuk mencari artikulasi antara bentuk perkotaan dan Geografi sehingga mendapatkan potensi kekhususan daerah tersebut, yang digunakan sebagai parameter kinerja peningkatan lingkungan setempat. seperti integrasi yang efektif , identittas generasi yang diinginkan dari perkotaan itu sendiri , dan penciptaan tipologi perumahan baru yang memenuhi kebutuhan hidup kontemporer.
Courtesy of Drucker Arquitetura
PROYEK DAN STRATEGI TAKTIS
1. INTEGRASI KAWASAN KUMUH:
- Pembukaan jalan persimpangan dan konsolidasi jalan, perimeter kawasan kumuh
- Pembukaan jalur pejalan kaki untuk mendukung infrastruktur
- Integrasi dengan sistem transportasi publik dengan rute bis, kendaraan umum lain
- Penyediaan ruang publik yang berkualitas dan fasilitas
- Definisi dan pelestarian perbatasan Serra da Cantareira
Plan & Elevation
2. MENYESUAIKAN KONDISI TOPOGRAFI DAN MORFOLOGI :
- Gunakan infrastruktur untuk mendukung program
- Gunakan air sebagai sumber daya lansekap dan rekreasi
- Adaptasi arsitektur untuk topografi dan penataan perkotaan yang ada
3. PENINGKATAN KONDISI LINGKUNGAN PERKOTAAN TERMASUK KUALITAS:
- Penciptaan sebuah taman umum di sepanjang sungai
- Kualifikasi tepi sungai dengan rumah baru, perdagangan dan jasa
- Pembuatan Blok didalam inti dari blok dengan rumah baru
Diagram
Arsitek: Drucker Arquitetura
Lokasi: Sao Paulo, Brasil
Rendering: Courtesy of Drucker Arquitetura
via:
http://www.archdaily.com/172944/drucker-arquiteturas-winning-proposal-to-rebuild-slum-areas-in-sao-p
Gambaran Umum Kota Sao Paulo
Kota Sao Paulo

Pemandangan kontras "slum area" dengan gedung pencakar langit di kota
Kesibukan utama Sao paulo yang terkait dengan pekerjaan telah menarik perhatian para imigran setelah peralihan abad ke-19. Akibatnya, ibu kota negara bagian Sao Paulo ini sangat beragam dari segi etnis. Diperkirakan ada lebih dari 100 etnis yang berbeda yang berkontribusi dalam perekonomian, yang menyumbang 12,26 persen dari pendapatn nasional bruto Brasil.
Sao Paulo juga merupakan pusat budaya kelas tinggi yang memamerkan sejumlah pilihan, mulai dari konser-konser dan pameran kelas dunia hingga budaya kuliner dengan lebih dari 12 ribu restoran. Sampa juga merupakan daya taris wisata yang melampaui gedung-gedung pencakar langit, seperti distrik Jepang di Liberdade, Taman Ibirapuera, sejumlah mal dan pusat kota yang gemerlap.
Tidak mengherankan bila area metropolitan Sao Paulo adalah rumah bagi dua bandara tersibuk di Amerika Selatan: Congonhas dan Bandara Internasional Andre Franco Montoro — yang dikenal sebagai Bandara Guarulhos atau Cumbica — yang melayani penerbangan ke 28 negara.